Berita instaforex, Top 5 Berita Pasar Finansial Hari Ini




© Reuters. 5 faktor kunci penggerak tren pasar keuangan hari Selasa


Berikut adalah lima hal utama yang perlu Anda ketahui dalam berita pasar finansial pada hari Selasa, 6 November:
1. Pemilihan Umum Paruh Waktu Amerika Serikat
Kendali kekuasaan kedua majelis Kongres Amerika Serikat saat ini didominasi oleh Partai Republik dan 36 kantor gubernur akan dipertaruhkan ketika warga Amerika melaksanakan hak memilihnya dalam pemilihan umum Selasa ini.
Jajak pendapat dan pengamat nonpartisan umumnya menunjukkan Partai Demokrat dengan kemungkinan kuat untuk mendapatkan kembali kendali atas House of Representatives, sementara Partai Republik Donald Trump diperkirakan akan mempertahankan mayoritas tipis di kursi Senat.
Hasil ini sebagian besar dilihat sebagai hal yang positif untuk pasar karena - secara historis - saham-saham AS telah membukukan keuntungan yang kuat selama suksesi kendali pemerintah.
Jika Partai Republik mempertahankan kursi mayoritas Parlemen mereka, bursa global cenderung rally dalam harapan pemotongan pajak lebih besar. Sementara itu, jika hasil disapu bersih oleh Partai Demokrat maka itu berarti dapat memberi tekanan pada pasar karena dapat mengarah pada perubahan drastis beberapa kebijakan pro-pertumbuhan pemerintahan Trump.
Hasil awal akan mulai diketahui saat memasuki malam di AS, sementara untuk menunggu hasil yang pasti bisa mencapai hingga dini hari pada hari Rabu waktu AS.
2. Pasar Berjangka AS Mundur Menuju Bel Pembukaan
Saham-saham berjangka AS menunjukkan pembukaan yang lebih rendah di Wall Street saat investor tetap berhati-hati menjelang pemilihan umum tengah waktu kongres AS hari ini.
Pada pukul 17.35 WIB, bluechip Dow Berjangka turun 47 poin, atau sekitar 0,2%, S&P 500 Berjangka melemah 6 poin, atau sekitar 0,3%, sementara indeks teknologi Nasdaq 100 Berjangka kehilangan 30 poin, atau sekitar 0,4%.
Pasar mengakhiri hari Senin dengan bergerak variasi. Dow dan S&P 500 ditutup menguat, tetapi penurunan saham Apple (NASDAQ:AAPL) telah menyeret turun Nasdaq.
Di tempat lain, saham di Eropa merosot. Para investor menjatuhkan harga saham perusahaan seperti Zalando (DE:ZALG) dan Pandora yang melaporkan laba sedikit mengecewakan.
Sebelumnya, bursa Asia sebagian besar juga bergerak beragam.
3. Deretan Laporan Keuangan Perusahaan AS lainnya
Puluhan perusahaan diperkirakan akan merilis pendapatan hari ini yang merupakan hari dengan salah satu gelombang besar terakhir dari musim laba kuartal ketiga.
Menjelang bel pembukaan, kinerja perusahaan dari CVS (NYSE:CVS), Eli Lilly (NYSE:LLY), Ralph Lauren (NYSE:RL), Archer-Daniels-Midland (NYSE:ADM), Thomson Reuters (NYSE:TRI), dan Regeneron Pharmaceuticals (NASDAQ:REGN) akan segera diketahui.
Etsy (NASDAQ:ETSY), Twilio (NYSE:TWLO), Match Group (NASDAQ:MTCH), Papa John's (NASDAQ:PZZA), Planet Fitness (NYSE:PLNT), Wendy's (NASDAQ:WEN), dan Turtle Beach (NASDAQ:HEAR) melaporkan setelah pasar ditutup.



4. Dolar AS Berusaha Naik dalam Kisaran Terbatas
Indeks dolar AS - yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama - meningkat 0,1% ke 96,22. Indeks diperdagangkan dalam kisaran yang relatif terbatas antara 96,02 dan 96,26.
Di bagian data ke depan, kalender ekonomi akan membawa investor kepada laporan terbaru JOLTS yang diharapkan untuk menunjukkan lowongan pekerjaan pada bulan September tetap mendekati rekor tertinggi.
Pedagang mata uang juga menunggu pertemuan Federal Reserve yang akan dimulai pada hari Rabu untuk mengukur prospek kebijakan moneter AS. Sementara Fed diperkirakan tidak akan menaikkan suku bunga pada minggu ini. Itu kemungkinan akan menandakan bahwa Fed tetap dalam jalur untuk mendorong kenaikan suku bunga pada bulan Desember.
5. Harga Minyak Turun Menjelang Laporan API Diumumkan
Harga minyak diperdagangkan mendekati level terendahnya dalam hampir tujuh bulan menjelang rilis data mingguan baru persediaan minyak mentah di AS.
American Petroleum Institute akan merilis laporan mingguannya untuk pekan yang berakhir 2 November pukul 03.30 WIB di tengah ekspektasi kenaikan sekitar 2,0 juta barel. Jika dikonfirmasi, itu akan menjadi kenaikan mingguan ketujuh berturut-turut pada pasokan minyak mentah domestik.
Minyak Mentah West Texas Intermediate WTI berjangka menyusut 22 sen, atau sekitar 0,3% ke $62,87 per barel, setelah mencapai $62,52 pada hari Senin yang merupakan level terendah April.
Minyak mentah Brent internasional berjangka berkurang 34 sen, atau 0,4%, ke $72,83 per barel, mendekati tingkat terendah dua setengah bulan pada bulan Januari di $72,16.

Komentar